Dana Kampanye
Saat ini adalah masa-masa kampanye yang menentukan bagi calon-calon legislatif dan pemimpin negara lainnya. Realita menunjukkan bahwa kampanye partai memakan biaya yang tidak sedikit, atau bahkan bisa dikatakan dana yang sangat besar. Digunakan untuk mencetak kaos, spanduk, bendera, topi, dan lain sebagainya. Cobalah kita sejenak membayangkan bila Anda yang mempunyai dana sebesar itu untuk digunakan, apa yang akan Anda lakukan? Tentunya banyak yan berpikir untuk menggunakannya demi kepentingan pribadi, namun bila kita telusur lebih dalam,,,bila kita berpikir untuk sebuah pembaharuan negara dalam arti yang sebenarnya,,,Betapa lebih baik dana itu digunakan untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak, berlubang dan tidak cukup mendapatkan perhatian dari pemerintah. Kampanye sebenarnya menurut saya berarti bertindak, bertindak secara nyata, demi kesejahteraan masyarakat.Betapa lebih baik bila dana digunakan untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana di desa-desa. Puskesmas, telepon umum, apotek, lapangan olahraga, tempat rekreasi. Maaf untuk mengatakan hal ini, namun apakah petinggi-petinggi parpol kehabisan ide kampanye sehingga memakai jalan yang itu-itu saja? Betapa lebih baik bila dana itu digunakan untuk membangun panti asuhan, panti jompo, rumah ibadah, perbaikan museum. Apakah parpol memikirkan nasib mereka yang ada di Situ Gintung? Datanglah dan bantulah mereka sampai Anda tak punya untuk diberikan. Maka Anda tak akan perlu mencetak berbagai macam tanda parpol untuk kampanye, karena nama Anda tidak akan ada di mata mereka, tetapi di hati mereka.
17.08 | Label: politic, social | 168 Comments
Kampanye dan Lingkungan
Di hari kedua kampanye bersama tertanggal 17 Maret 2009 bahkan pada waktu sebelumnya, dapat kita lihat jumlah spanduk dengan beragam ukuran dipasang oleh berbagai partai politik. Spanduk parpol nasional, sosialis, hingga religius menyemarakkan pemandangan kota-kota di seluruh penjuru Indonesia. Tak terkecuali di jalan raya kota besar seperti Jalan Penjernihan di kawasan Jakarta Selatan. Spanduk dipasang dalam radius tertentu dengan berbagai bentuk dan warna agar menarik perhatian. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kurangnya kepedulian terhadap lingkungan. Spanduk yang dipantek pada pohon, ditempel pada tiang listrik, serta bendera yang berlebihan pada tempat-tempat kecil mempengaruhi kebersihan dan ketertiban kota. Aturan dan hukum memang tidak membatasi pemasangan spanduk, namun alangkah baiknya bila kampanye parpol lebih memperhatikan kepedulian pada lingkungan hidup.
by : fairy_lady (telah dimuat pada koran indopos Rabu, 21 Maret 2009)
16.54 | Label: environment, politic | 10 Comments
- environment
- fun
- movie
- music and dance
- poems
- politic
- Religious
- social
Facebook Badge
Follower
Digital Time and Date
About Me
- Mulan
- I am just an ordinary girl with extraordinary dreams. I love God, my family, friends, even enemy (I don't remember if I have any but I promise to try). I love art and literature,I love to think therefore I am here to share. I love to encourage others while needed and wanted. You can contact me if you want to, through e-mail, facebook and twitter
More About Me
Nama blog ini maginarywing yang berarti sayap imajiner. Mungkin kita pikir pendapat kita bukan apa-apa bagi lingkungan kita, negara bahkan dunia. Tapi ingat untuk selalu melihat setengah gelas penuh daripada setangah gelas kosong. Satu suara cukup berarti untuk didengar. Katakan pendapatmu, jangan ragu karena orang bisa bermimpi dan terbang di sini. Bersama sayap imajiner, bersama mereka yang juga berharap memiliki sayap dan membawa perubahan.
Hasil hasil kreasi sayap imajiner juga ada, jadi jangan heran liat puisi atau cerita nempok di sini ya haha
ShoutMix chat widget